Doa Tengah Tahun

Katanya kita harus ikhlas.

…Lalu sabar; harus sabar walau lelah mengejar, dan juga dikejar.

Karena kita berada di antara tebing terjal nan gersang, menunggu pelita memulai cerita di pagi buta.

Jangan sampai kita berada dalam sudut mati tertajam dan tergelap saat gulita ada; yang mau tak mau membuat kita geram hingga terpejam.

Berjalanlah tenang dalam jalur yang dapat kau kenang.

Di sana, ada ujung yang memberi dan menyambung.
Di sana, ada yang menunggu dan lebih membutuhkan.
Di sana, ada yang mengadah, dan tak harap tuk selesai begitu saja.

Hingga nanti kau tiba di titik iba yang berada.

Di sini, ada yang berlebihan tuk memberi, namun tak selalu meminta tuk memberitahu dirinya agar kembali.
Di sini, ada yang kekurangan tuk disadari, namun selalu, dan pasti merasa berkecukupan tuk memberitahu dirinya agar tak usah lagi membeli.

Di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s