Dengung Dongeng Untukmu

Tolong tunjukkan padaku birama yang ingin kau nyanyikan.
Bacalah susunan tangga nadamu, bersama segala notasi di malammu.
Akan kuhidangkan telingaku untuk jadikan juru bicara khayalmu; menjadikan mataku sebagai tumpuan arahmu.
Di ritme malammu.

Tolong bawakan semua asa yang kau jadikan beranda dalam mimpimu.
Lihatlah suara atas anganmu mengelana menuju fana.
Biarlah ku disini menjadi pengantar menuju wahanamu; dan jadikan seluruhku menjadi tiket terusan untuknya.
Di festival malammu.

Akan kujadikan detik sang waktu menjadi metronom nadamu.
Kurakit sebagai instrumen pangantar tidurmu.
Akan kuberikan sentuhan dalam visualmu.
Sebuah kanvas putih untuk kau beri mimpi sebagai kuasmu.
Di karya malammu.

Karena walaupun bongkahan puisi terindah tak mampu kuberi.
Walau prosa paling romansa tak mampu kucipta.
Hingga frase penuh nada indah tak mampu kusaji.
Ada waktunya, sampai kalanya, akulah sang novel yang ikut kau isi dalam tiap lelap tidurmu.
Di lembar helai malammu.

Karena malam tak lagi sendiri, karena malam tak lagi mampu menepi.
Karena malam ingin menari, karena malam ingin kau iringi.
Karenanya aku akan ada di balkon terdepan kau berpentas; menyajikan mimpimu sebagai suatu opera megah yang tak akan semu.
Di megahnya malammu.

Selamat tidur.

*bagimu yang membacanya, tiada yang mengada dan aku tetap menjadi adanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s